Latar Belakang
Secara teoretis, baik tidaknya layanan public yang diselenggarakan pemerintah sebenarnya menjadi tolok ukur efektif tidaknya pembelanjaan anggaran daerah. Sebagaimana kita tahu APBD adalah seperangkat kebijakan daerah yang karenanya operasionalisasi instansi-instansi pemerintah berjalan. Maka dari itu saat pelayanan public yang diselenggarakan pemerintah tidak memenuhi kepuasan warga maka terdapat kesia-siaan dalam menggunakan uang rakyat tersebut.
Dalam kaitan itu, maka Gampil melakukan survey guna mengukur partisipasi masyarakat dalam menggunakan layanan public yang diselenggarakan sejumlah instansi dalam jajaran pemkab Kebumen. Dalam kaitan ini survey ini akan menghasilkan sejumlah pendapat dan komplain masyarakat atas penyelenggaraan layanan public tersebut. Dengan demikian akan kita dapatkan pula ranking atau peringkat kualitas layanan yang diselengarakan antar instansi penyelenggara layanan umum.
Out put survey yang dilakukan diakhir tahun 2007, diharapkan akan menjadi referensi akademis bagi pihak pemerintah dalam memperlakukan pelayanan public yang diselenggarakannya. Boleh jadi hasil penelitian Gampil ini tidak dianggap oleh pemerintah sendiri atau pihak lainnya. Namun sebagai metodologi riset, Report Card Survey Gampil memandang cukup penting untuk diterapkan oleh pemerintah kabupaten Kebumen untuk mengetahui penyelenggararaan layanan public yang diselenggarakannya. Dengan demikian pula, warga mendapatkan ruang untuk menyampaikan tanggapannya terhadap penyelenggaraan layanan public pemerintahnya.
Survey merupakan satu rangkaian kegiatan dalam skema program Participatpory Budgeting and Expenditure Tracking yang dilaksanakan Gampil. Program ini didukung oleh Institute for Research and Empowerment (IRE) Yogyakarta.
Survey dengan Report Card Survey (RCS) dilakukan untuk mengetahui tingkat tanggung jawab pemerintah Kebumen melalui instansi-instansinya dalam memberikan layanan public pada masyarakatnya.
Untuk mendapatkan hasil penelitian lengkap Silahkan Mendownload



Penelitian Lainnya