Beranda | Kontak Kami | Indonesia - English
Buletin Flamma
Sengkarut Penanggulangan KemiskinanPenanggulangan kemiskinan seolah menjadi tema abadi pembangun-an ...
Jurnal Mandatory/Buku
Untuk melihat katalog buku IRE Yogyakarta selengkapnya, silahkan mengklik link ini : http://katalog....
Free PageRank Checker
Rubrik konsultasi ini diasuh oleh IRE Yogyakarta. Kirimkan pertanyaan anda seputar masalah pedesaan, politik, atau demokrasi. Untuk mengirimkan pertanyaan konsultasi klik disini.
Kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul
Tanya :

Salam perjuangan , Bagaimana IRE melihat kinerja Eksekutif Kab. Bantul selama 2 periode terakhir ini , n apa langkah konkrit IRE selama ini di wilayah Bantul melihat masyarakat \\\" di buai \\\" oleh Budaya Pakewuh , sehingga tidak bernyali mengkritisi pemerintahannya yg selama ini jg dianggap \\\" Baik \\\" karena Berhasil memperjuangkan Sistem Ekonomi Kerakyatan . Advokasi apa sj yg sdh dilakukan IRE agar masyarakat sadar akan hak-hak nya sebagai warga negara ?? Trims .

( dewi, bantul jogja 09-02-2011 )
Jawab :

Dear Mba Dewi

di Bantul

 

Terima kasih telah berpartisipasi dalam rubrik konsultasi di web IRE, pertanyaan mba Dewi langsung di jawab oleh mas Sunaji Zamroni, salah satu peneliti IRE, berikut jawabannya : 

 

Jawaban mas Sunaji Zamroni, peneliti IRE:

 

1. Selama 2 tahun ini (2009-2010) IRE tidak intensif lagi bekerja di Kabupaten Bantul. Namun, IRE tetap menjalin komunikasi dengan mitra IRE di Kabupaten Bantul, antara lain REWANG, Paguyuban Batik Giriloyo, dan kontak perseorangan maupun kelembagaan.

 

2. Berdasarkan jalinan komunikasi tersebut, sering kami memperoleh informasi mengenai kondisi aktual kinerja pemerintahan di Kabupaten Bantul. 

 

3. Dalam pandangan kami, memang kinerja pemerintah daerah (eksekutif) Kabupaten Bantul masih perlu perbaikan dan pengawalan secara serius dari elemen masyaraat sipil. mengapa?  Karena sejauh ini tahapan perumusan kebijakan daerah, perencanaan dan penganggaran, serta pelayanan publik, berlangsung dengan partisipasi aktif masyarakat yang sepi/minimalis. Akibatnya, kinerja pemerintah daerah, mulai dari penyusunan Perda, Musrenbang, penyusunan RAPBD, serta pelayanan publik, nampak seperti yang anda sebutkan. Mereka bekerja karena sekedar memenuhi aturan, sehngga kesannya normatif, asal ada kegiatan dan anggaran negara bisa cair. mereka lupa, bahwa proses tersebut butuh voice masyarakat yang mengemukakan permasalahan dan kebutuhannya.

 

4. IRE selama ini telah melakukan capacity building dan pendampingan kepada teman-teman LSM di Bantul terutama untuk mengawal Musrenbang dan penganggaran daerah, yang tergabung di REWANG. termasuk juga mendamingi pengrajin batik di Giriloyo Imogiri.

 

 

demikian,

 

salam,

 

Sunaji Zamroni

Peneliti IRE 

 

Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas