Terima kasih Mas Dani atas pertanyaannya di rubrik konsultasi. Pertanyaan Mas Dani langsung dijawab oleh Mas Krisdyatmiko selaku Deputy Program di IRE Yogyakarta, berikut jawaban Beliau :
Dear Dani Butar Butar,
Banyak orang miskin atau komunitas miskin memaknai kemiskinannya dalam dimensi finansial, jarang yang menyadari bahwa kemiskinan mereka karena adanya konstruksi sosial yang membuat mereka jadi miskin. Orang/komunitas seperti ini perlu didampingi untuk proses penyadaran dan pembelajaran bersama, tahap demi tahap mereka diajak untuk mengidentifikasi akar ketidakberdayaan dan menemukan cara pemecahannya. Proses penyadaran tidak bisa dilakukan hanya dengan pelatihan selama beberapa hari, sekali lagi dibutuhkan proses pendampingan / pengorganisasian masyarakat dalam jangka waktu yang relatif panjang.
Sedangkan dana CSR dialokasikan dari dana perusahaan (baik dianggap sebagai bagian dari biaya produksi atau diambilkan dari keuntungan). Setiap perusahaan diharuskan mengalokasikan adanya dana untuk CSR sebagai bentuk tanggung jawab mereka terhadap pengembangan mesyarakat di sekitar lokasi usaha mereka atau pada masyarakat yang lebih luas lagi. Dengan kata lain, tanggung jawab pengembangan masyarakat tidak hanya menjadi kewajiban pemerintah, tapi juga perusahaan, dan masyarakat sendiri pun punya kewajiban yang sama.



Konsultasi Lainnya