Screen Shot 2020-06-12 at 11.41.47

Hanya dalam kurun waktu 3 bulan, Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan hampir seluruh negara di belahan bumi ini telah meluluh lantahkan sendi-sendi perekonomi negara dan masyarakat. Kebijakan perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), “merumahkan” karyawan, pemotongan gaji adalah kenyataan yang terjadi seketika di masa pandemi ini. Begitu juga dengan sektor informal yang semakin hari semakin melemah, petani yang kesulitan dalam memasarkan hasil panen yang melimpah, pedagang kecil yang menurun omzetnya karena kebijakan “di rumah saja (Stay at home)”, buruh harian yang kehilangan pekerjaan karena lesunya ekonomi, serta masih banyak dampak pandemi lainnya yang ditimbulkan hingga hari ini.

Situasi yang berat tersebut akhirnya memaksa masyarakat untuk menggerakkan keswadayaan sosial dengan harapan dapat saling meringankan beban bagi mereka yang terdampak, serta memunculkan inovasi-inovasi lokal untuk mengatasi kesulitan ekonomi yang hampir dirasakan oleh semua rumah tangga saat ini, terlebih kelompok rentan dan marginal yang memiliki akses terbatas terhadap sumber daya ekonomi.

IRE sebagai bagian dari gerakan civil society pun menjadi bagian yang berkomitmen untuk mendorong lahirnya gerakan-gerakan sosial ekonomi masyarakat, mulai dari mendorong pemerintah desa membuat kebijakan yang responsif terhadap pandemi, mengkampanyekan hidup sehat dan bersih, membangun kebun sayur hidroponik dan pelatihan berkebun sebagai gerakan awal kampanye kedaulatan pangan di level rumah tangga, menggali potensi sumber penghidupan alternatif untuk dapat bertahap hidup di masa pandemi ini, serta memanfaatkan media-media yang dimiliki oleh IRE untuk mengkampanyekan cerita-cerita positif gerakan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa dan masyarakat dalam mengatasi pandemi, termasuk melalui Flamma Review ini.

Flamma Review edisi 57 secara khusus mengangkat tema “Inisiatif Gerakan Lokal di Masa Pandemi Covid-19” dengan harapan dapat menebar cerita baik atau pembelajaran yang dapat direplikasi oleh komunitas lainnya, sehingga dapat meminimalisir dampak yang dimunculkan akibat pandemi ini.

IRE berharap pandemi ini segera berakhir sehingga negara, pemerintah lokal dan masyarakat dapat segera menyusun kebijakan untuk melakukan revitalisasi terhadap dampak pandemi, baik di sektor ekonomi maupun kesehatan.

Pemimpin Redaksi

Dina Mariana

Flamma Edisi 57 bisa di Download DISINI



Leave a comment:

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

*