Aspek Inklusifitas dalam Pengembangan Ekonomi Desa

12 Maret 2020 - 15:25 WIB | mahmud |

Screen Shot 2020-03-12 at 15.24.08Sejak disahkan UU Desa Tahun 2014, diskursus tentang pertumbuhan ekonomi, desa selalu menjadi pembahasan bahkan desa saat ini dianggap sebagai ujung tombak pertumbuhan ekonomi negara. Anggapan ini menjadi wajar karena sejatinya UU Desa adalah regulasi yang mendorong lahirnya demokrasi politik dan demokrasi ekonomi secara bersamaan di level desa. Dengan dua amanah besar tersebut, desa harus bisa menyatukan elemen penting baik di level demokrasi politik dan demokrasi ekonomi, yaitu partisipasi warga. Partisipasi warga menjadi salah satu unsur penting dalam pengembangan ekonomi di desa, untuk mewujudkan partisipasi maka mensyaratkan aspek inklusif (inclusive growth) dalam pengembangan ekonomi desa. Pertumbuhan yang inklusif didefinisikan sebagai pertumbuhan yang tidak hanya menghasilkan peluang ekonomi, tetapi juga menjamin akses yang adil bagi seluruh anggota masyarakat terhadap peluang ekonomi yang tercipta. Pertumbuhan yang inklusif memungkinkan semua anggota masyarakat untuk berpartisipasi dan mengambil manfaat dari pertumbuhan dan pembangunan ekonomi atas dasar kesetaraan terlepas dari latar belakang sosial ekonomi yang berbeda (Hill, Khan, Zhuang 2012: 2).

Aspek inklusifitas menjadi penting bagi pertumbuhan ekonomi di desa, dengan aspek inklusifitas akan menjamin pertumbuhan ekonomi di desa tidak ada yang tertinggal, semua terlibat dalam pertumbuhan ekonomi di desa. Pertumbuhan inklusif harus disertai dengan pertumbuhan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Untuk menciptakan pertumbuhan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dibutuhkan strategi pertumbuhan yang memperhatikan keseimbangan lingkungan dan ekosistem dalam jangka Panjang. Strategi pertumbuhan ini tidak hanya mengejar target pertumbuhan yang tinggi tetapi lebih menitikberatkan pada upaya mengurangi emisi karbon, mencapai ketahanan energi melalui pengembangan renewable energy, mengelola sumber-sumber daya hutan, tanah dan air secara cermat untuk menghindari kerusakan lingkungan dan menjaga ketersediaan sumber daya bagi generasi yang akan datang sekaligus menciptakan kesempatan ekonomi.

Flamma Edisi 54 bisa didownload DISINI



Leave a comment:

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

*